Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Institut Karya Mulia Bangsa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penguatan sistem monitoring dan evaluasi (monev) terhadap proses pembelajaran di seluruh program studi.
Melalui pelatihan intensif bagi dosen dan tenaga kependidikan, LPMI mendorong penerapan metode pembelajaran aktif, asesmen berbasis capaian pembelajaran, serta integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi pengajar, tetapi juga memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus.
Selain itu, LPMI juga mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih adaptif dan berbasis data. Dengan memanfaatkan dashboard digital, proses pelaporan dan analisis mutu menjadi lebih efisien dan transparan. Setiap program studi dapat mengakses data capaian, umpan balik mahasiswa, dan rekomendasi perbaikan secara real-time.
Langkah strategis lainnya adalah kolaborasi lintas unit kerja dalam menyusun standar mutu internal yang selaras dengan kebijakan nasional. LPMI aktif mengadakan forum diskusi dan lokakarya untuk menyelaraskan persepsi dan komitmen seluruh civitas akademika terhadap mutu pendidikan.
Dengan pendekatan yang sistematis dan partisipatif, LPMI IKMB optimis bahwa mutu akademik akan terus meningkat dan mampu memenuhi standar akreditasi nasional maupun internasional. Ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi kampus sebagai institusi unggul dan berdaya saing global.



